BAURAN PEMASARAN (MARKETING MIX) “4P” KE “4C”
REDEFINISI BAURAN PEMASARAN (MARKETING MIX)
“4P” KE “4C”
Stan Rapp dan Thomas L. Collins dalam bukunya Beyond Maxi Marketing, dengan tegas berpendapat bahwa konsumen akan semakin pintar, mereka meminta dilayani secara pribadi, terlibat dalam pengembangan suatu produk, semakin sensitif dan tidak loyal pada merk tertentu. Ketika konsumen menganggap bahwa yang terpenting bagi mereka mudah mendapatkan barang dengan harga murah maka yang berlaku saat itu adalah konsep produksi.
Ketika produsen menyadari bahwa pada umumnya konsumen lebih bersifat pasif (menunggu) maka teknik telling and selling menjadi sangat penting untuk merangsang mereka menjadi aktif, maka yang berlaku adalah konsep penjualan. produsen harus berpikir untuk melibatkan mereka sehingga kepuasan konsumen menjadi pilihan yang penting, maka yang berlaku adalah konsep pemasaran. Kita telah melihat bagaimana konsep pemarasaran berevolusi dan perubahan demi perubahan akan terus terjadi. Perubahan yang lainnya adalah pergeseran bauran pemasaran (marketing mix) dari 4P (product, price, place, promotion) ke 4C (consumer solution, cost, convinient channel, communication).
A. Konsep Produksi Dalam Evolusi Pemasaran
Konsep Produksi adalah salah satu dari konsep tertua dalam bisnis. Konsep produksi menegaskan bahwa konsumen akan lebih menyukai produk yang tersedia secara luas dan murah. Para manejer perusahaan yang berorientasi produksi berkonsentrasi untuk mencapai efisiensi produksi yang tinggi, biaya yang rendah, dan distribusi secara besar-besaran. Mereka mengasumsikan bahwa konsumen terutama tertarik pada ketersediaan produk dan harga yang rendah.
Orientasi itu juga berguna bila sebuah perusahaan yang ingin memperluas pasar. Konsep ini memiliki kelemahan yaitu produsen menjadi kurang ramah. Jika dihubungkan dengan bauran pemasaran konsep produksi menekankan pada pentingnya harga (price) dan distribusi (place).
B. Konsep Produk Dalam Evolusi Pemasaran
Para manajer di organisasi itu memusatkan perhatian untuk menghasilkan produk yang unggul dan meningkatkan kualitasnya sepanjang waktu. Mereka mengasumsikan bahwa para pembeli mengagumi produk-produk yang dibuat dengan baik serta dapat menghargai mutu dan kinerja. Akan tetapi, para manajer itu kadang-kadang terperangkap dalam kecintaan akan produk mereka dan tidak menyadari apa yang dibutuhkan oleh pasar. Dalam bauran pemasaran konsep produk menekankan akan pentingnya kualitas produk (product).
C. Konsep Penjualan Dalam Evolusi Pemasaran
Konsep Penjualan harus melakukan usaha penjualan dan promosi yang agresif sehingga harus dibujuk untuk membeli. Konsep itu juga mengasumsikan bahwa perusahaan memiliki banyak sekali alat penjualan dan promosi yang efektif untuk merangsang lebih banyak pembelian. Kebanyakan perusahaan mempraktekkan konsep penjualan ketika mereka mempunyai kapasitas yang berlebih. Tujuan mereka adalah menjual apa yang dihasilkan mereka dan bukannya menghasilkan apa yang diinginkan pasar. Dalam bauran pemasaran konsep penjualan menekankan pada pentingnya promosi (promotion).
D. Pemasaran Dalam Filosofi Bisnis
Konsep pemasaran menegaskan bahwa kunci untuk mencapai tujuan organisasional yang ditetapkan adalah perusahaan tersebut harus menjadi lebih efektif dibandingkan para pesaing dalam menciptakan, menyerahkan, dan mengkomunikasikan nilai pelanggan kepada pasar sasaran yang terpilih. Konsep pemasaran telah diekspresikan dalam banyak cara beraneka ragam. Konsep pemasaran berdiri di atas empat pilar: pasar sasaran, kebutuhan pelanggan, pemasaran terpadu, dan kemampuan menghasilkan laba. Konsep pemasaran mengintegrasikan seluruh komponen dalam bauran pemasaran yakni produk (product), harga (price), distribusi (place) dan promosi (promotion) untuk tujuan pemenuhan kebutuhan atau kepuasan pelanggan.
E. Pemasaran Masyarakat
Konsep pemasaran masyarakat menegaskan bahwa tugas organisasi adalah menentukan kebutuhan, keinginan, dan minat dari pasar sasaran dan memberikan kepuasan yang diinginkan secara lebih efektif dan efisien dibanding pesaing dengan tetap memelihara atau meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan konsumen.
F. Bauran Pemasaran (Marketing Mix) 4P
McCarthy mengelompokkan aktivitas-aktivitas bauran pemasaran menjadi empat kelompok yang dikenal sebagai 4P yaitu product, price, place dan promotion. Variabel 4P tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
a) Produk (Product)
Produk adalah segala sesuatu yang ditawarkan di pasar untuk memenuhi kebutuhan dan keinginankonsumen, termasuk didalamnya keragaman produk, kualitas, desain, ciri, merek, kemasan, ukuran,pelayanan, garansi, imbalan. Produk tidak hanya meliputi objek-objek fisik tetapi juga jasa, acara, orang, tempat, organisasi, ide, atau campuran entitasentitas ini.
b) Harga (Price)
Harga adalah nilai suatu barang yang dinyatakan dengan uang, termasuk di dalamnya daftar harga, potongan harga khusus, periode pembayaran, syarat kredit.
c) Distribusi (Place)
Distribusi adalah sebagai kegiatan perusahaan yang saling tergantung yang terlibat dalam proses untuk menjadikan suatu produk atau jasa siap digunakan atau dikonsumsi, termasuk di dalamnya saluran pemasaran, cakupan pasar, pengelompokan lokasi, persediaan transportasi.
d) Promosi (Promotion)
Promosi adalah sejenis komunikasi yang memberi penjelasan meyakinkan calon konsumen tentang barang dan jasa.Tujuan promosi ialah memperoleh perhatian, mendidik, mengingatkan dan meyakinkan calon konsumen.Termasuk di dalamnya promosi penjualan, periklanan, tenaga penjualan, public relation, pemasaran langsung.

0 Response to "BAURAN PEMASARAN (MARKETING MIX) “4P” KE “4C”"
Posting Komentar