MENGATUR KEUANGAN
Islamic Financial Planning: Mengatur Keuangan
A. Personal Finance
1. Financial Problem Yang Sering Dihadapi
a) Financial Problem Pada Karyawan
1) Berdasarkan survey yang dilakukan oleh PWC 2019 Employee Financial Wellness, 67% karyawan merasa stress dengan kondisi keuangannya dan 49% diantaranya menghabiskan 3 jam di waktu kerja untuk menyelesaikan masalah keuangan pribadinya.
2) Dampak dari kondisi keuangan ini mempengaruhi aspek-aspek kehidupan yang lain.
b) Financial Problem Pada Millenial
1) YOLO (You Only Live Once), Gaya hidup yang berfokus pada masa sekarang.
2) FOMO (Fear of Missing Out), Memiliki ambisi yang tinggi terhadap lifestyle seseorang.
c) Financial Problem Pada Keluarga
Permasalahan keuangan dalam keluarga yang paling sering terjadi adalah turun temurunnya generasi sandwich yakni generasi yang terhimpit secara finansial untuk mencukupi dua generasi sekaligus yaitu orang tua dan anak-anak.
2. Literasi Keuangan
Dampak kondisi literasi keuangan yang rendah
a) Tingkat konsumtif masyarakat di negara tersebut tinggi
b) Rasio menabung rendah
c) Tingkat investasi rendah
d) Tingkat korupsi tinggi
3. Saatnya melakukan Financial Planning
a) Financial planning adalah proses mencapai tujuan hidup melalui manajemen keuangan secara terencana.
b) Manfaat melakukan Perencanaan Keuangan
1. Dapat memilih produk investasi, asuransi, dan pembiayaan yang sesuai kebutuhan.
2. Dapat memilih produk keuangan secara logis.
3. Dapat mengetahui alokasi dana yang dibutuhkan.
4. Dapat mengetahui dan mengantisipasi resiko.
5. Mudah melakukan pemeriksaan keuangan.
4. Keuangan Yang Sehat
a) Sebelum mengukur kesehatan keuangan, ada dua dokumen yang perlu dipersiapkan.
1. Dokumen Neraca
Berisi kondisi keuangan dalam periode tertentu
2. Dokumen Cash Flow
Berisi pencatatan uang masuk dan keluar setiap bulannya, contohnya seperti
a. Debt Service Ratio
Perbandingan antara total cicilan dengan pendapatan
b. Liquidity Ratio
Rasio yang mengukur kemampuan keuangan untuk jangka kedepan.
c. Savings Ratio
Rasio kemampuan menabung dari total pendapatan.
B. Islamic Financial Planning
1. Konsep Harta Dalam Perspektif Islam
a) Harta harus dipertanggungjawabkan (HR Ibnu Hibban & At-Tirmidzi)
b) Harta disukai manusia (QS Ali Imran. 14)
c) Harta milik Allah SWT (QS An-Nur. 33)
d) Harta adalah amanah dari Allah SWT
e) Harta adalah cobaan (QS. Al-Anfal. 28)
f) Harta harus dikelola (QS. Al-Baqarah. 128)
2. Implikasi Konsep Harta
a) Harta milik Allah SWT
b) Hanya harta halal yang wajib zakat
c) Harta haram penghalang doa
3. Islamic Cash Flow Management
Prioritas pengeluaran keuangan menurut Islam diurutkan sebagai berikut :
a) Bayar utang
b) Bayar zakat
c) Investasi
d) Pengeluaran rutin
e) Gaya hidup
4. Cara Need & Wants Analysis
a) Tentukan apakah hal yang anda inginkan masuk kategori wajib, sunnah, atau mubah.
b) Analisis kebutuhan pribadi
1. Apa yang Anda butuhkan?
2. Apa yang keluarga Anda butuhkan?
3. Apa yang Anda dan keluarga inginkan?
5. Cara Menyusun Rencana Keuangan Berbasis Syariah
a) Rincikan tujuan hidup hingga ke bentuk angka.
b) Tentukan produk investasi.
c) Implementasikan rencana keuangan.
C. Lets Investment
1. Ayo Berinvestasi!
Alasan perlu berinvestasi yaitu adanya inflasi setiap tahunnya. Selain itu, karena investasi lebih baik dari menabung. Contoh produk investasi syariah diantaranya :
a) Saham yang masuk di daftar efek syariah
b) Reksadana yang memiliki label “syariah”
c) Deposito pada bank syariah
d) Emas yang sifatnya syariah
2. Saham, Sukuk & Reksadana Syariah
a) Saham adalah surat berharga tanda kepemilikan perusahaan. Pada dasarnya transaksi jual beli saham syariah sama halnya dengan transaksi saham konvensional. Hanya saja, pada transaksi saham syariah harus memenuhi 3 syarat yaitu :
1. Perusahaan yang akan dibeli beroperasi sesuai prinsip syariah
2. Hindari transaksi yang mengandung unsur gharar (tidak jelas) dan ribawi
3. Mengikuti aturan UUD 1945 dan Fatwa Dewan Syariah Nasional MUI
b) Sukuk pada dasarnya adalah surat utang (obligasi) berbasis syariah. Perbedaan antara sukuk dan obligasi sebagai berikut:
1. Sukuk
a. Tidak berbasis utang
b. Ada aset yang mendasari
c. Dana digunakan untuk kegiatan syariah
d. Imbal hasil meliputi bagi hasil, margin, atau fee.
2. Obligasi
a. Berbasis utang
b. Tidak ada aset yang mendasari
c. Dana bebas digunakan untuk kegiatan apapun
d. Imbal hasil berupa bunga
c) Reksadana syariah
Adalah salah satu produk investasi dengan sistem menghimpun dana investor kemudian dikelola oleh manajer investasi sesuai prinsip syariah.
3. Tabungan Emas & Deposito Syariah
a. Penyedia produk deposito syariah
1. Bank Umum Syariah
2. Unit Usaha Syariah
3. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah
b. 3 Jenis Emas
1. Emas Perhiasan
2. Emas Koin
3. Emas Batangan
4. Asuransi Syariah
3 Produk asuransi:
a. Asuransi kesehatan
b. Asuransi jiwa
c. Asuransi kerugian
5. KPR Dan Pembiayaan Syariah
Ada 3 skema pembiayaan syariah diantaranya:
a. Jual beli
b. Sewa menyewa
c. Kerjasama
6. Meminimalisir Risiko Berinvestasi
a. Ada dua jenis risiko menurut Ibnu Taimiyah, yaitu risiko komersial/risiko bisnis dan risiko maisir/perjudian
b. Setiap investasi pasti memiliki resiko, namun risiko terbesar adalah ketika tidak berinvestasi.
c. Investasi yang baik adalah ketika Investor memahami risiko yang akan dihadapi.

0 Response to "MENGATUR KEUANGAN"
Posting Komentar